Tuesday, April 17, 2012

Tugas Ilmu Budaya Dasar 3


KEINDAHAN

Keindahan  adalah sesuatu yang sangat  menakjubkan,sesuatu yang sulit untuk dijelaskan namun dapat dirasakan, dan  tidak bisa dihargai oleh materi apapun. Keindahan adalah faktor yang membuat seseorang mampu termotivasi untuk terus berjuang dan berkarya. Namun, terkadang keindahan pun dapat membuat orang terlena dan melupakan fitrah dirinya sendiri.
Keindahan banyak sekali kaitannya, dan yang akan saya jelaskan kali ini adalah keindahan dan estetika, keindahan dan kebudayaan, juga keindahan akan karya cipta. Kesemuanya itu saling berkaitan dan saling berkesinambungan. Tidak akan  ada estetika bila tak indah, tidak akan menjadi suatu budaya jika tak indah, dan  tidak akan jadi suatu karya yang sempurna bila tak ada keindahan.



A. KEINDAHAN DAN ESTETIKA
Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apa arti dari keindahan itu sendiri. Keindahan dapat dikatakan seperti suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan  itu barulah  jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu  karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk.
Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi. Sejatinya seseorang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan  itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan  istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam  pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kadang sering dicampuradukkan saja.
Keindahan  alam  artinya  yang luas merupakan  pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan  Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dialaminya. Sedangkan  keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang diserapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.

Teori estetika keindahan adalah Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art” dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1. Kelompok  yang berpendapat bahwa keindahan itu subjektif adanya yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan kurang indah dalam pikirannya sendiri. Barangkali pernah juga kita dengar pepatah “Des Gustibus Non Est Disputandum” selera keindahan tak bisa diperdebatkan.
2. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan objektif adanya, yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada pada suatu objek, artinya seekor kupu-kupu memang lebih indah dari pada seekor lalat hijau.
3. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif, artinya kualitas keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan objek substansi. Ada tiga hal yang nyata ketika seseorang menyatakan bahwa sesuatu itu indah, apabila ada keutuhan (Integrity) ada keselarasan (Harmony) serta kejelasan (Clearity) pada objek tersebut. Ini biasanya disebut sebagai hukum keindahan.
H. C Wyatt meneliti alasan-alasan yang biasa diberikan orang apabila mereka mengatakan sesuatu itu indah, dan ia menemukan bahwa banyak sekali orang menganggap sesuatu  itu indah karena menyebabkan ia bersosialisasi pada sesuatu hal yang pernah mengharukannya dahulu, harapan-harapan dan seterusnya. Ia menganggap alasan-alasan ini sebagai alasan-alasan non estetik.
Tentang nilai ada yang membedakan antara nilai subyektif dan nilai obyektif. Atau ada yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting adalah nilai instrinsik dan  nilai ekstrinsik. Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu  hal lainnya ( instrumental/contributory) yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atu sebagai sesuatu tujuan, atau demi kepentingan benda itu sendiri.



B. KEINDAHAN DAN KEBUDAYAAN
Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurut Soerjanto Poespowardojo 1993). Selain itu Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Adapun menurut istilah Kebudayaan merupakan suatu yang agung dan mahal, tentu saja karena ia tercipta dari hasil rasa, karya, karsa, dan cipta manusia yang kesemuanya merupakan sifat yang hanya ada pada manusia.Tak ada mahluk lain yang memiliki anugrah itu sehingga ia merupakan sesuatu yang agung dan mahal.
Secara detail pengertian kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat dalam suatu wilayah, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat, dan sebaliknya apabila ada yang melanggar maka akan mendapat hukuman berupa sanksi.
Secara hubungan jelas keindahan selalu hadir di setiap kebudayaan , begitu pula di dalam kebudayaan pasti mempunyai nilai-nilai keindahan , sehingga keindahan dalam kebudayaan selalu terikat dan menyatu padu secara erat sehingga lahirlah kebudayaan yang terlihat indah.
Keindahan dalam kebudayaan merupakan keindahan sebagai salah satu sifat manusia dalam karya cipta manusia. Didalam kebudayaan apapun  pasti memiliki nilai keindahan , karena di dalamnya memiliki nilai estetika enak di pandang , dan didalamnya kebudayaan memiliki keindahan yang mewakili sifat-sifat dari keindahan tersebut seperti pada artikel ini keindahan-dan estetika.
Kebudayaan merupakan suatu kekayaan yang sangat benilai karena selain merupakan ciri khas dari suatu daerah juga mejadi lambang dari kepribadian suatu bangsa atau daerah. Serta  kebudayaan merupakan suatu yang agung dan mahal, tentu saja karena ia tercipta dari hasil rasa, karya, karsa, dan cipta manusia yang kesemuanya merupakan sifat yang hanya ada pada manusia.




C. KEINDAHAN DAN KARYA CIPTA
Keindahan yang dibuat oleh Alloh  SWT itu sangat memukau , tapi tidak demikian halnya dengan keindahan yang merupakan karya cipta manusia. Keindahan yang  merupakan karya cipta manusia itu dibatasi oleh ruang dan waktu. Meskipun keindahan karya cipta manusia itu universal, akibatnya pemaknaannya akan berbeda. Perbedaan  itu dibatasi oleh ruang dan waktu.
1. Kontemplasi dan Ekstasi
Keindahan dapat di nikmati melalui selera seni atu selera biasa.Keindahan melalui selera seni di dasari oleh faktor kontemplasi(contemplation) dan faktor ekstasi(ecstasy).Dalam kamus inggris-indonesia oleh JHON M.ECHOLS dan HASSAN SHADILY (1995).Kontemplasi menurut  arti kata adalah perenungan , pemikiran, dan penatapan tentang sesuatu.Dengan kata lain kontemplasi adalah dasar  dalam diri manusia  untuk menciptakan sesuatu yang indah.
2. Keindahan,.Keserasian,,Kehalusan
Dalam diri manusia  terdapat  faktor kontemplasi dan ekstasi. Oleh karena itu keindahan tidak dapat di pisahkan dari kehidupan manusia.Semua manusia membutuhkan keindahan. Dalam keindahan tercermin unsur keserasian dan kehalusan. Keserasian adalah kemampuan menata sesuatu  yang dapat di nikmati orang lain karena indah. Kehalusan adalah kemampuan menciptakan sikap, prilaku, perbuatan, tutur kata atau pun cara berbusana yang menyenangkan, menarik perhatian, dan menggembirakan orang lain.
3. Kreatifitas dan Karya Cipta
Keindahan adalah bagian dari kehidupan manusia yang merupakan  kebutuhan kodrati. Karena itu, manusia berusaha menciptakan keindahan untuk memenuhi kebutuhannya akan  keindahan. Pada akhirnya  manusia   berkreativitas  menghasilkan karya cipta, dan karya cipta itu di dasari dan di pengaruhi oleh pengalaman  hidup atau oleh kenyataan yang terjadi dalam masyarakat. Tujuannya dapat di lihat dari segi nilai kehidupan manusia ,dan manfaat bagi manusia secara kodrati  dan tujuan para penulis menciptakan keindahan dan sekaligus mengungkapkan keburukan melalui karya cipta mereka yaitu:
a.Nilai dan sistem nilai yang sudah usang
Nilai dan system nilai budaya yang terjelma dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan, sehingga di rasakan sebagai hambatan kemajuan  yang merugikan dan mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan,misalnya pingitan,kawin paksa,derajat wanita lebih rendah dari pada pria, perbedaan  perlakuan antara pria dan wanita,etnis yang satu  lebih unggul dari pada etnis lain,dan pembatasan hak-hak suatu kelompok.
b.Kemerosotan moral
Keadaan yang merendahkan derajat  dan nilai kemanusiaan ditandai oleh kemerosotan moral.Hal ini dapat di ketahui dari tingkah laku dan perbuatan manusia bejat terutama dari segi kebutuhan seksual.Kebutuhan seksual; di penuhi tanpa menghiraukan ketentuan hokum dan agama serta moral masyarakat.
c.Penderitaan manusia
Banyak faktor yang menyebabkan manusia menderita.akan tetapi,yang paling menentukan adalah factor manusia itu sendiri. Manusialah yang menyebabkan manusia lain menderita karna nafsu kekuasaan,keserakahan,ketidak hati-hatian,dan sebagainya.Dimana-mana terjadi pemberontakan,perang, kecelakaan.kelaparan, dan keracunan yang menimbulkan banyak korban tak berdosa.
d Diskriminasi etnis atau asal-usul
Semua manusia di ciptakan sama dan di bekali oleh penciptanya dengan hak-hak asasi yang sama pula.Akan tetapi, dalam kehidupan bernegara atau berpolitik, manusia bmemproleh perlakuan yang berbeda karna asal usul atau etnisnya berlainan.
e.Keagungan Tuhan
Keagungan  Tuhan dapat di buktikan melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian–kejadian alam dan bahkan contohnya adalah kita yaitu manusia, sebagai makhluk-Nya yang dikatakan sempurna. Keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan Tuhan. Manusia hanya dapat meniru keindahan ciptaan tuhan, tetapi seindah-indahnya tiruan terhadap ciptaan Tuhan, tidak akan seindah ciptaan Tuhan itu sendiri.
4. Pengaruh Keindahan pada jiwa manusia
Pengaruh atau peran dari Keindahan yang mempunyai daya tarik yang sangat kuat mengakibatkan berubahnya situasi dan kondisi pada diri manusia itu sendiri , dampak dari keindahan dapat sangat di rasakan oleh manusia, keindahan bisa mengubah suasana yang tidak nyaman bisa menjadi nyaman , dapat menghilangkan rasa galau , bahkan dengan seringnya kita melihat keindahan , maka kesehatan jiwa kita akan membaik dan sangat bagus, bahkan raga pun menjadi sehat , karena pikiran kita yang sudah nyaman dengan keindahan bisa membuat sugesti baik pada tubuh dan psikologis kita.

Kesimpulannya, keindahan adalah suatu hal yang mampu membuat hidup kita lebih berharga, lebih berwarna, lebih hidup! Apapun  itu bentuknya, baik benda maupun alam. Tetapi apabila kita tidak dapat menjaganya atau malah terlalu terlena dengan keindahan tersebut,  hidup kita, bahkan tempat sekitar kita pun akan rusak.


Monday, March 26, 2012

Tugas Ilmu Budaya Dasar 2

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL

A.    Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial

Manusia Sebagai Makhluk Individu
 Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan devided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau satu kesatuan. Dalam bahasa latin individu berasal dari kata individium yang berarti yang tak terbagi, jadi individu merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan satu kesatuan yang paling kecil, utuh dan tak terbatas.


Manusia Sebagai Makhluk Sosial
 Menurut kodratnya manusia adalah makhluk sosial atau makhluk bermasyarakat yang tidak dapat hidup sendiri, dan saling berinteraksi dengan manusia lainnya. Dorongan masyarakat yang dibina sejak lahir akan selalu menampakan dirinya dalam berbagai bentuk, karena itu dengan sendirinya manusia akan selalu bermasyarakat dalam kehidupannya, dimulai dari keluarga sendiri, sampai ke masyarakat luas. Manusia juga tidak akan bisa dikatakan sebagai manusia kalau tidak hidup di tengah-tengah manusia.

Pada hakikatnya, sebenarnya manusia merupakan mahluk individu dan sosial yang mempunyai kesempatan yang sama dalam berbagai hidup dan kehidupan dalam masyarakat. Artinya setiap individu manusia memiliki hak, kewajiban dan kesempatan yang sama dalam menguasai dan mendapatkan sesuatu, misalnya bersekolah, melakukan pekerjaan, bertanggung jawab dalam keluarga serta berbagai aktivitas ekonomi, politik dan bahkan beragama.

Namun demikian, kenyataannya setiap individu tidak dapat menguasai atau memiliki kesempatan yang sama satu dengan lainnya. Akibatnya, masing-masing individu mempunyai peran dan kedudukan yang berbeda. Contohnya saja kondisi ekonomi (ada si miskin dan si kaya), sosial (warga biasa dengan pak RT, dll), politik (aktivis partai dengan rakyat biasa), budaya (jago tari daerah dengan tidak bias apa-apa) bahkan individu atau sekelompok manusia itu sendiri. Dengan kata lain, stratifikasi sosial mulai muncul dan tampak dalam kehidupan masyarakat tersebut.

Hal tersebut memang sangat disayangkan, namun memang begitulah kenyataan yang terjadi dalam kehidupan manusia. Masing-masing memiliki jalan cerita yang berbeda satu sama lain. Tidak sedikit orang yang akhirnya menjadi serakah dan ingin menikmati semuanya sendiri, kemudian menyimpang dari kodrat bahwa manusia adalah makluk yang tidak dapat hidup tanpa adanya manusia lain. Namun tidak sedikit pula manusia yang masih peduli dengan sesamanya.

B.     Peranan Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial

Sebagai mahluk hidup yang berada di muka bumi ini peran keberadaan manusia selain sebagai khaliffah (menurut ajaran agama Islam) yaitu menjaga dan merawat apa yang ada di bumi, adalah sebagai mahluk individu dan mahluk sosial, dalam arti manusia senantiasa tergantung dan saling berinteraksi dengan sesamanya untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Dengan demikian, maka dalam kehidupan lingkungan sosial manusia senantiasa terkait dengan interaksi antara individu manusia, interaksi antar kelompok, kehidupan sosial manusia dengan lingkungan hidup dan alam sekitarnya, berbagai proses sosial dan interaksi sosial, dan berbagai hal yang timbul akibat aktivitas manusia seperti perubahan sosial.

Setiap manusia memiliki perannya masing-masing. Layaknya sebuah sandiwara, yang lengkap dengan alur cerita dan panggungnya yang megah. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, manusia memiliki haknya masing-masing, namun dibutuhkan sebuah usaha untuk mendapatkan hal tersebut. Tak jarang orang menjadi terlalu ‘individu’ dan melupakan sifat ‘sosial’-nya, hal inilah yang harus kita benahi, kita harus kembali menengok kepada pancasila yang benar - benar memandang  sifat pribadi sekaligus sosial secara seimbang.

C.     Dinamika Interaksi Sosial

Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis. Hubungan sosial yang dimaksud dapat berupa hubungan antara individu yang satu dengan individu lainnya, antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya, maupun antara kelompok dengan individu. Dalam interaksi juga terdapat simbol, di mana simbol diartikan sebagai sesuatu yang nilai atau maknanya diberikan kepadanya oleh mereka yang menggunakannya.

Interaksi sosial dapat terjadi bila antara dua individu atau kelompok terdapat kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial merupakan tahap pertama dari terjadinya hubungan sosial Komunikasi merupakan penyampaian suatu informasi dan pemberian tafsiran dan reaksi terhadap informasi yang disampaikan. Sumber Informasi tersebut dapat terbagi dua, yaitu Ciri Fisik dan Penampilan. Ciri Fisik, adalah segala sesuatu yang dimiliki seorang individu sejak lahir yang meliputi jenis kelamin, usia, dan ras. Penampilan di sini dapat meliputi daya tarik fisik, bentuk tubuh, penampilan berbusana, dan wacana.


Interaksi sosial memiliki aturan, dan aturan itu dapat dilihat melalui dimensi ruang dan dimensi waktu dari Robert T Hall dan Definisi Situasi dari W.I. Thomas. Hall membagi ruangan dalam interaksi sosial menjadi 4 batasan jarak, yaitu jarak intim, jarak pribadi, jarak sosial, dan jarak publik. Selain aturan mengenai ruang Hall juga menjelaskan aturan mengenai Waktu. Pada dimensi waktu ini terlihat adanya batasan toleransi waktu yang dapat mempengaruhi bentuk interaksi. Aturan yang terakhir adalah dimensi situasi yang dikemukakan oleh W.I. Thomas. Definisi situasi merupakan penafsiran seseorang sebelum memberikan reaksi. Definisi situasi ini dibuat oleh individu dan masyarakat.


Bentuk interaksi sosial yang berkaitan dengan proses asosiatif dapat terbagi atas bentuk kerja sama, akomodasi, dan asimilasi. Kerja sama merupakan suatu usaha bersama individu dengan individu atau kelompok-kelompok untuk mencapai satu atau beberapa tujuan. Akomodasi dapat diartikan sebagai suatu keadaan, di mana terjadi keseimbangan dalam interaksi antara individu-individu atau kelompok-kelompok manusia berkaitan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Usaha-usaha itu dilakukan untuk mencapai suatu kestabilan. Sedangkan Asimilasi merupakan suatu proses di mana pihak-pihak yang berinteraksi mengidentifikasikan dirinya dengan kepentingan-kepentingan serta tujuan-tujuan kelompok.


Bentuk interaksi sosial yang berkaitan dengan proses disosiatif ini dapat terbagi atas bentuk persaingan, kontravensi, dan pertentangan. Persaingan merupakan suatu proses sosial, di mana individu atau kelompok-kelompok manusia yang bersaing, mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan. Bentuk kontravensi merupakan bentuk interaksi sosial yang sifatnya berada antara persaingan dan pertentangan. Sedangkan pertentangan merupakan suatu proses sosial di mana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan kekerasan.


Jadi pada dasarnya interaksi social berguna agar manusia yang satu dapat terhubung dengan manusia lainnya untuk mencapai suatu maksud tertentu dan dengan cara tertentu. Cara yang paling awam dan mudah adalah dengan melakukan komunikasi dengan manusia lain. Berawal dari situ, hubungan seorang manusia dengan manusia lainnya pun dapat berkembang, baik itu menjadi hubungan yang baik ataupun malah menjadi hubungan yang tidak baik atau bertentangan.


D.    Dilema Antara Kepentingan Individu dan Kepentingan Masyarakat


Dilema antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat adalah pada pertanyaan mana yang harus kita utamakan, kepentingan kita selaku individu atau kepentingan masyarakat tempat dimana kita hidup bersama? Persoalan pengutamaan kepentingan individu atau masyarakat ini pun akhirnya memunculkan dua pandangan yang berkembang menjadi paham/aliran bahkan ideologi yang dipegang oleh suatu kelompok masyarakat, yaitu :
1.      Pandangan Individualisme
Individualisme berpangkal dari konsep bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk individu yang bebas. Paham ini memandang manusia sebagai makhluk pribadi yang utuh dan lengkap terlepas dari manusia yang lain, dan berpendapat bahwa kepentingan individulah yang harus diutamakan. Yang menjadi sentral individualisme adalah kebebasan seorang individu untuk merealisasikan dirinya. Paham individualisme menghasilkan ideologi liberalisme. Paham ini bisa disebut juga ideologi individualisme liberal.

2.      Pandangan Sosialisme
Pandangan ini menyatakan bahwa kepentingan masyarakatlah yang diutamakan. Kedudukan individu hanyalah objek dari masyarakat. Menurut pandangan sosialis, hak-hak individu sebagai hak dasar hilang. Hak-hak individu timbul karena keanggotaannya dalam suatu komunitas atau kelompok.
Sosialisme adalah paham yang mengharapkan terbentuknya masyarakat yang adil, selaras, bebas, dan sejahtera bebas dari penguasaan individu atas hak milik dan alat-alat produksi. Sosialisme muncul dengan maksud kepentingan masyarakat secara keseluruhan terutama yang tersisih oleh system liberalisme, mendapat keadilan, kebebasan, dan kesejahteraan. Untuk meraih hal tersebut, sosialisme berpandangan bahwa hak-hak individu harus diletakkan dalam kerangka kepentingan masyarakat yang lebih luas. Dalam sosialisme yang radikal/ekstem (marxisme/komunisme) cara untuk meraih hal itu adalah dengan menghilangkan hak pemilikan dan penguasaan alat-alat produksi oleh perorangan.

Dari kedua paham tersebut terdapat kelemahannya masing-masing. Individualisme liberal dapat menimbulkan ketidakadilan, berbagai bentuk tindakan tidak manusiawi, imperialisme, dan kolonialisme, liberalisme mungkin membawa manfaat bagi kehidupan politik, tetapi tidak dalam lapangan ekonomi dan sosial.  Sosialisme dalam bentuk yang ekstrem, tidak menghargai manusia sebagai pribadi sehingga bisa merendahkan sisi kemanusiaan. Dalam negara komunis mungkin terjadi kemakmuran, tetapi kepuasan rohani manusia belum tetu terjamin.


Dalam negara Indonesia yang berfalsafahkan  Pancasila, hakikat manusia dipandang memiliki sifat pribadi sekaligus sosial secara seimbang. Manusia bukanlah makhluk individu dan sosial, tetapi manusia adalah makhluk  individu sekaligus makhluk sosial. Frans Magnis Suseno, (2001) menyatakan bahwa manusia adalah individu yang secara hakiki bersifat sosial dan sebagai individu manusia bermasyarakat.

Bung Karno menerangkan tentang seimbangnya dua sifat tersebut dengan ungkapan “Internasianalisme tidak dapat hidup subur kalau tidak berakar dalam buminya nasionalisme. Nasionalisme tidak hidup subur  kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme” (Risalah Sidang BPUPKI-PPKI, 1998). Paduan harmoni antara individu dan sosial dalam diri bangsa Indonesia diungkap dalam sila kedua dan ketiga Pancasila. Bangsa Indonesia memiliki prinsip menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Namun demi kepentingan bersama tidak dengan mengorbankan hak-hak dasar setiap warga negara.

Pada akhirnya semua kembali ke diri kita masing-masing, apakah kita lebih mementingkan kepentingan individu atau mementingkan kepentingan masyarakat. Mana yang Anda pilih ?

Referensi dari :






Saturday, March 10, 2012

Tugas Ilmu Budaya Dasar 1


Manusia dan Budaya

Manusia, sebuah kata yang pastinya sangat sering kita dengar. Tapi tahukah kamu-kamu sekalian apa arti ataupun definisi dari kata “manusia” tersebut ?
Ada banyak definisi atau penjelasan tentang manusia, diantaranya adalah :

►Menurut Agama Islam : manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang berpotensi, yang dipilih oleh Allah sebagai khalifah di muka bumi. Potensi yang dimaksud diantaranya ruh, akal, dan jasmani.
 ► Menurut ilmu kimia : manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia.
► Menurut ilmu fisika : manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi.
► Menurut ilmu biologi : manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan makhluk mamalia.
►Menurut ilmu ekonomi : manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut “homo economicus”.
►Menurut ilmu sosiologi : manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri.
►Menurut ilmu politik : manusia adalah makhluk makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan.
►Menurut filsafat : manusia adalah makhluk yang berbudaya, sering disebut homo-humanus.

Adapun arti atau definisi dari manusia menurut para ahli adalah :

Menurut NICOLAUS D. & A. SUDIARJA : manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena ia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu barang.

Menurut ABINENO J. I : manusia adalah "tubuh yang berjiwa" dan bukan "jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana"

Menurut UPANISADS : manusia adalah kombinasi dari unsur-unsur roh (atman), jiwa, pikiran, dan prana atau badan fisik.


Menurut SOKRATES : manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.


Menurut KEES BERTENS : manusia adalah suatu mahluk yang terdiri dari 2 unsur yang kesatuannya tidak dinyatakan.


Menurut I WAYAN WATRA : manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa, dan karsa.


Menurut OMAR MOHAMMAD AL-TOUMY AL-SYAIBANY : manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.


Menurut ERBE SENTANU : manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain.


Menurut PAULA J.C & JANET W.K : manusia adalah mahluk terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mengemban tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.

►Menurut SAYA : manusia adalah makhluk ciptaaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk-makhluk yang lainnya, yang berada di planet bumi, dan merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup jika hanya sendirian saja (sisi positif saya yang berbicara). Manusia adalah makhluk sempurna ciptaan Tuhan yang karena terlalu sempurna, TERKADANG, pada akhirnya menjadi sombong, lebih sering melakukan kerusakan di planet bumi dibandingkan merawatnya, dan mementingkan kesejahteraan hidupnya sendiri dibandingkan orang lain (sisi negatif saya yang berbicara).

Budaya, satu lagi kata yang pasti sering kamu-kamu sekalian dengar. Arti atau definisinya banyak bangeeeet, dan rata-rata disimpulkan oleh para ahli. Berikut beberapa diantaranya:

►Menurut HERSKOVITS : kebudayaan dipandang sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
►Menurut M. JACOBS dan B.J. STERN : kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk teknologi sosial, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya merupakan warisan sosial.
►Menurut KOENTJARANINGRAT : kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
►Menurut Dr. K. KUPPER : kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu maupun kelompok.
►Menurut WILLIAM H. HAYILAND : kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di terima oleh semua masyarakat.
►Menurut KI HAJAR DEWANTARA : kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
►Menurut FRANCIS MERILL : Pola-pola perilaku yang di hasilkan oleh interaksi social, dan semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh seseorang sebagai anggota suatu masyarakat yang di temukan melalui interaksi simbolis.
►Menurut BOUNDED et.al : kebudayaan adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan keyakinan budaya di antara para anggota suatu masyarakat. Pesan-pesan tentang kebudayaan yang di harapkan dapat di temukan di dalam media, pemerintahan, intitusi agama, sistem pendidikan dan semacam itu.
►Menurut MITCHELL (Dictionary of Soriblogy) : kebudayaan adalah sebagian perulangan keseluruhan tindakan atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar di alihkan secara genetikal.
►Menurut ROBERT H LOWIE : kebudayaan adalah segala sesuatu yang di peroleh individu dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma-norma artistik, kebiasaan makan, keahlian yang di peroleh bukan dari kreatifitasnya sendiri melainkan merupakan warisan masa lampau yang di dapat melalui pendidikan formal atau informal.
►Menurut Arkeolog R. SOEKMONO : kebudayaan adalah seluruh hasil usaha manusia, baik berupa benda ataupun hanya berupa buah pikiran dalam penghidupan.
►Menurut ANDREAS EPPINK : kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
►Menurut EDWARD BURNETT TYLOR : kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
►Menurut SELO SOEMARDJAN dan SOELAIMAN SOEMARDI : kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

►Menurut SAYA: budaya atau kebudayaan itu seperti identitas suatu bangsa (sisi positif dan negatif saya setuju.)

►►Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian bahwa, kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan yang bermasyarakat.

Intinya, manusia hidup sebagai makhluk yang berbudaya, dan budaya itu sendiri adalah hasil dari pola pikir manusia. Keduanya saling berkaitan sehingga menjadi sebuah satu kesatuan yang utuh dan saling berhubungan yang akan menjadi tidak sempurna apabila salah satunya tidak ada.

http://exalute.wordpress.com/2009/03/29/definisi-kebudayaan-menurut-para-ahli/
http://carapedia.com/pengertian_definisi_manusia_menurut_para_ahli_info508.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya

Friday, December 9, 2011

Kurang Kerjaan Vol. 2

Today I don't feel like doing anythingI just wanna lay in my bedDon't feel like picking up my phone, so leave a message at the tone'Cause today I swear I'm not doing anything
Sebongkah potongan lirik lagu dari bang Bruno Mars di atas, yang berjudul "THE LAZY SONG" sungguh sangat menyentuh saya hari ini, dan saya sangat setuju dengan lagu tersebut. Mengapa ? Karena hari ini adalah hari SABTU kawan, hari indah lainnya selain hari Minggu, hari merdeka buat orang-orang yang kehidupannya keras ! ini WEEKEND dan ini hari libur bung, merdeka !!

Tapi sayang rasanya kalo liburan cuma diisi sama kegiatan kasur, yaitu tidur (itulah kenapa saya tidak jadi  setuju dengan sebuah lagu berjudul "THE LAZY SONG") Hari libur begini harusnya kita melakukan sesuatu yang di luar rutinitas sehari-hari, misalnya jalan-jalan, berwisata, touring, mengunjungi suatu tempat, dan palingan kumpul sama keluarga atau temen-temen buat anda yang belom punya pacar, atau ketemu pacar buat anda yang udah punya pacar (karena itu biasanya wajib), atau melakukan kegiatan lainnya misalnyaa... mancing.  Kenapa harus mancing !?

Jadi kesimpulannya, liburan sebaiknya diisi dengan kegiatan yang biasanya tidak bisa kita lakukan di hari biasa, kaya misalnya nyuci pakean kotor yang aromanya udah menyebar ke seluruh ruangan, beres-beres kamar, rumah, atau beres-beres wajah ? bagi yang wajahnya berantakan, aur-auran. Tapi kegiatan itu tentunya tidak asing lagi bagi anda yang kerja sampingannya sebagai pembantu rumah tangga profesional. Selain hal tadi, anda juga bisa melakukan hobi anda, misalnya bersepeda, hunting, belanja, main game dirumah sampe mata pecah dan tagihan listrik membengkak, atau kegiatan menarik lainnya seperti mancing (mancing lagi kan..)

Apa yang akan saya lakukan hari ini ?  yang saya tau hari ini saya akan bertemu dengan "SI JUTEK", dan nganterin dia beliin kado ultah buat temennya jam 3 sore nanti. Sedikit curcol, Saya ngerasa agak aneh karena saya dan dia sebenernya lagi vacum atau mungkin bahasa gaulnya "break", sedikit memberi waktu pada diri masing-masing untuk sendiri, gak ketemu, gak kontek-kontekkan, tapi dengan syarat tetap menjaga hati selama kita jauh, dan saya gak boleh genit dengan men-like ataupun ngasih comment baik di status, wall ataupun comment dari cewek lain di FaceBook (karena sebelumnya dia marah besar karena saya melakukan hal itu). Pernah ada cewek, kelasan saya di 1IA16, dia posting sesuatu dan saya hanya men-like postingan itu :
"asli pp lu bikin gue ngakak jar hahahahahahahahaha"

Sebelumnya, perempuan saya posting seperti ini dan saya juga hanya men-like postingan itu :
"SEMANGAT ya... hhi :'D"

Alhasil perempuan saya itu langsung membuat status yang isinya begini :
"Gue ga jauh beda, sm temen2 dia. Bahkan mgkin dia nganggapnya SAMA . T.T"

Hahahaa,, maaf ya CINTA, aku ga maksud gitu kooo... kamu tetep yang paling spesial di hati aku selain keluarga tentunya, beda sama temen dooong....., jadi salah kaprah gini :'p (semoga dia baca)

Okeh kembali lagi, lalu kemudian setelah itu, insya'allah pada pukul 5 sore nanti saya dan teman baik saya yang biasa saya panggil Bradha(aslinya Ardito), akan pergi ke FIB, fakultas ilmu budaya UI, untuk menyaksikan penampilan kawan baik saya yang lain yaitu Te'unk (aslinya Eka, dia sudah pernah muncul sebelumnya di Kurang kerjaan Vol. 1).
Di sana, di FIB, akan diadakan suatu pertunjukan gitu, tepatnya saya ga tau apa, tapi kayanya seru, dan nanti juri-jurinya itu bukan orang-orang sembarangan, ada kalo ga salah ada 3 orang, dimana salah satunya yang saya inget adalah Sujiwo Tejo, selebihnya maaf lupa. Dan semalem, itu abis diadakan suatu acara yang katanya "Festival Budaya", dan kebetulan saya hadir semalem. Acaranya rame, seru, lumayan seru lah, tapi aga sepi karena mungkin saya datengnya udah agak malem dan banyak stand-stand yang udah pada tutup, yang rame cuma tukang somay.

Ngomongin soal semalem, semalem adalah hal kurang kerjaan yang saya lakuin bersama trio labil yaitu saya , te'unk, dan bradha dito. serta ada satu lagi kawan saya yang ikut, biasanya dipanggil dengan nama Ncu (aslinya Fadillah). Kami cowo semua, dan kami jalan-jalan bareng di malam hari, gelap (iyalah..), dan tidak sambil berpegangan tangan (ngapain juga pegangan tangan? kami normal bung!). Ini ada beberapa foto bukti perjalanan kami mengitari FIB UI semaleam. Fotonya jelek, bukan jelek, tapi hanya kurang bagus, kurang fokus, sedikit ngeblur, dan cuma kurang terang. Okeh, fine, saya akui fotonya jelek dan gak jelas , gelap pula, jadi mohon dimaklumi :

Pertama dari parkiran saya dan kawan-kawan langsung menuju ke tempat yang menjadi pusat perhatian utama pada malam itu, yaitu panggung. Panggungnya kaya gini, dihiasi lampu yang mirip sama lampu lalu lintas di bagian atasnya, dan sayangnya gak ada biduan dangdutnya.


Karena bosen dan LAPER, kami memutuskan untuk makan terlebih dahulu, mumpung bintang tamu utamanya belum tampil. Dan akhirnya kami sepakat untuk berpetualang mencari tukang makanan, seakan-akan kami gak ngeliat banyak tukang somay yang bergeletakkan di sekitar kami.

Petualangan di mulai dengan melewati sebuah lorong yang mirip dengan lorong rumah sakit di film-film hantu.


Kemudian kami menaikki anak tangga satu demi satu. Seperti ini :


Di sana banyak anak-anak mahasiswa yang sedang berlatih drama. Mungkin untuk acara besoknya (saya lupa nama acaranya apa). Kemudian setelah melewati anak tangga dan (sedikit)mengganggu para mahasiswa latihan, kami sampai di sebuah tempat yang sangat indah(bagi kami yang kelaparan), yaitu :


MIE AYAM
mie ayam sodara-sodara !
Dan ternyata di sini lebih ramai daripada di rumah saya (apa hubungannya ?). Kami mesen mie yamin 4, dibungkus pake sterofom, pedesnya sedeng, dan harga satuannya itu lima ribu saja, sungguh sangat bersahabat sekali dengan tingkat ketebalan dompet saya malam itu : D
Detik berganti menit, dan menitpun nyaris beranjak menjadi jam(ciaaahh..). Sumpah lama, dan sumpah saya capek diri sambil nyanyi-nyanyi (siapa yang suruh ?). Sampai akhirnya muncul sesosok makhluk ajaib, yang ternyata itu temen saya yang biasanya dipanggil Doy (aslinya Andika, dan bukan personil KANGEN BAND). Dia menyampaikan sebuah berita bahwa band yang ditunggu penampilannya oleh te'unk, yang katanya sudah tampil, yaitu "HAMBA ALLAH", ternyata sedang tampil!  Alhasil kami semua diborong menuju ke tempat utama, yaitu panggung.
Terus mi ayamnya ?
Kami tinggalkan begitu saja.
Dasar lelaki !

Akhirnya setelah melewati berbagai rintangan yang ada, kami sampai di panggung, di pinggir panggung lebih tepatnya, karena secara tiba-tiba tempat tersebut penuh , ramai , sesak ,  ribuan mahasiswa tewas terinjak-injak(okeh, itu terlalu berlebihan -_-" ). Tiba-tiba daerah di sekitar panggung penuh, karena band bintang tamu utama pada acara malam itu sedang tampil bung, bang, neng, teteh, mba, akang ! (apa sih ?)
"NAIF"
Sebuah band yang sebenernya menjadi alasan utama saya dan kawan-kawan pergi ke tempat ini malam ini.
Jujur, saya gak terlalu fanatik dan gak banyak tahu sama band ini. Nama personil dan judul lagunya(bukan lagunya, lagunya mah saya apal. sedikit) saya gak apal. Tapi satu yang saya tau, band ini keren, sang vokalis punya suara yang "beuh", khas, dan termasuk Vokalis laki Indonesia yang saya sukai(suaranya) selain Alm. Chrisye (saya bingung nulis namanya, pake K apa C, maaf), Ebiet G. Ade, Iwan Fals, Alm. Benyamin S., Once, Tompi, Duta(Sheila On 7), Giring (NIDJI), Ariel(Peterpan) dan band" serta penyanyi luar biasa lainnya yang bukan "ecek-ecek".

Ini ada SEDIKIT foto saat band NAIF sedang perform di atas panggung (diambil menggunakan BlackBerry 9700 punya temen saya bradha) :


Dan ini SEDIKIT video saat band NAIF sedang perform di atas panggung (direkam menggunakan Nokia N70-1 punya saya sendiri) :

Setelah puas dengerin sekitar 5-6 lagu, dan sebelum lagu terakhir diperdendangkan, saya dan kawan-kawan pun berlalu, kembali mengunjungi tukang mie ayam yang sebelumnya kami campakkan begitu saja.
Kalo udah bosen sama yang baru, langsung balik ke yang lama. Dasar lelaki !

tap.. tap.. tap.. (suara langkah kaki kami ketika menyusuri jalan menuju tukang mie ayam),
uhuk.. uhukk... (suara saya yang batuk karena kecapean jalan),
dan banyak suara gak penting lainnya.

Akhirnya kami sampai, dan ternyata disana, di tempat tukang mie ayam, sudah sepi saudara-saudara. Mungkin karena pada hijrah ke daerah panggung tadi. Dan seperti dugaan kami, mie yang kami pesen belum dibuatin sama abangnya.
Dengan perasaan kesel , kami berniat untuk men-tebalik-kan grobak si tukang mie ayam tersebut terus ngetawain rame-rame, "yaaah, grobaknya tebalik... hahahaha !!" tapi karena lapar, niat itu kami urungkan. Akhirnya kami mesen lagi, tapi sekarang jadi 5, karena temen saya, Doy, juga ikutan waktu itu.

Lagi asik nunggu, tiba-tiba gerombolan mahasiswa dari daerah panggung tadi datang menyerang kami, bukan kami deng, tapi tukang mie ayam maksudnya. Untungnya pesenan kami udah lumayan kelar.
Singkat kata, singkat cerita, pesenan selesai, bayar, semua senang, semua menang. Kami pun kembali berpetualang mencari lokasi untuk memakan mie yamin tersebut.
Dan akhirnya keputusan jatuh pada Jembatan Teksas(Teknik Sastra), kata te'unk yang memang anak UI, jurusan Sastra Jawa.

Saya gak memfoto Jembatan tersebut (karena gelap, HP saya kurang bagus, jadi gak keliatan), tapi saya memfoto tempat yang dipakai, bukan dipakai deng tapi ditempati, untuk makan. Dan saya baru tau kalo
 itu ternyata mushola.


Terakhir, kami makan, kenyang, bengong, ketawa, pulang deeh... : D

Kurang Kerjaan Vol. 2 ini dibikin yang pertama untuk perempuanku, "SI JUTEK" karena ga ada kerjaan, biasanya kan smsan sama diia, sekarang kaya orang gila ngeliatin hp padahal ga ada sms sama sekali. Kasian sekali saya...
Dan yang kedua untuk penggemar berat saya yaitu Ajie, nama asli gak pake disamarkan. Ini fotonya, silahkan menikmati :




TETAP SEMANGAT SEMUANYA, dan SELAMAT BERLIBUR !! :D

karakter dalam tulisan ini :

Eka Yudha Saputra (Te'unk)
Universitas Indonesia
Sastra jawa


Ardito Adi Ramadhan (Dito)
Universitas Gunadarma
Teknik Informatika (1IA01)



Fadil (Ncu)
Universitas Politeknik Swadharma
Teknik Mesin


















Andika Varian (Doy)
Universitas Indonesia
Sastra Jawa
(kata orangnya disuruh apus fotonya.. yaudah..)



Dan tentu saja saya,
Fajar Permana (Fajar)
Universitas Gunadarma
Teknik Informatika (1IA16)

Mohon maaf apabila ada kesalahan nama , tempat, acara, foto, ataupun kesalahan lainnya : D


Tuesday, December 6, 2011

Menurut saya, perempuan itu.. . .

Hari ini saya lagi ga mood untuk nulis apa-apa. Niatnya mau bikin Kurang Kerjaan Vol. 2, tapi ga jadi soalnya lagi ada masalah sama "SI JUTEK", perempuanku.  Ngomong-ngomong tentang masalah dengan perempuan, perempuan atau wanita atau cewek atau apapun kalian ingin menyebutnya, itu adalah sejenis makhluk suci yang amat misterius(buat saya, buat anda ?).  Saya ga bisa ngerti apa mau mereka, dan apa yang sebenarnya mereka inginkan.  
     Lagi iseng-iseng, saya menemukan postingan ini, dan saya rasa ini menarik, jadi langsung saja, bagi pria, laki-laki, cowok, baik yang sudah berpasangan ataupun belum, inilah sedikit tentang wanita :

Jika kau menciumnya, kau bukan gentleman
Jika kau tidak menciumnya, kau bukan lelaki

Jika kau memujinya, ia akan mengira kau ngegombal
Jika kau tidak memujinya, kau adalah lelaki tak berguna

Jika kau setujui semua keinginannya, dia akan ngelonjak
Jika kau tidak setuju, artinya kau tidak pengertian

Jika kau bercinta dengannya, kau dicurigai “sudah ahli”
Jika kau tidak bercinta dengannya, kau bukan lelaki

Jika kau kunjungi dia sering-sering, dia pikir kau membosankan
Jika kau tidak kunjungi dia sering-sering, dia menuduhmu main sama orang lain

Jika kau berpakaian rapi, dia bilang kau menarik perhatian wanita lain
Jika kau tidak berpakaian rapi, dia bilang kau berantakan

Jika kau cemburu, dia bilang kau jahat
Jika kau tidak cemburu, dia bilang kau tidak cinta padanya

Jika kau ingin bercinta, dia bilang kau tidak menghormatinya
Jika kau tidak ingin bercinta, dia pikir kau tidak suka padanya

Jika kau telat satu menit, dia akan marah-marah
Jika dia telat satu jam, dia bilang itu memang sewajarnya seorang wanita

Jika kau mengunjungi wanita lain, dia akan menuduh kau punya wanita lain
Jika dia dikunjungi lelaki lain, dia berkata, “Oh! Sudah biasa, kami wanita!”

Jika kau menciumnya sebentar, dia menuduh kau orangnya dingin
Jika kau menciumnya lama, dia teriak bahwa kau kurang ajar

Jika kau gagal membantu dia menyeberang jalan, kau kurang etika
Jika kau berhasil membantunya menyeberang jalan, dia anggap itu taktik lelaki(modus)

Jika kau menatap wanita lain, dia tuduh kau buaya
Jika dia ditatap lelaki lain, dia berkata bahwa mereka mengaguminya

Jika kau membiayai hidupnya, dia pikir kau meremehkannya
Jika kau tidak membiayai hidupnya, dia pikir itu pelit

Jika kau bercinta dengan wanita lain, dia minta putus
Jika dia bercinta dengan lelaki lain, dia berkata, “Bukan salahku! Dia yang memaksa!

Jika kau berhasrat bercinta dengannya, dia anggap hanya itu yang kau inginkan
Jika kau tidak berhasrat bercinta dengannya, dia anggap kau jual mahal

Jika kau bicara, dia ingin kau sendiri mendengar yang kau bicarakan
Jika kau mendengar, dia ingin kau yang bicara

Jika saat bercinta dia diam saja,dia minta dicumbu
Jika saat bercinta kau diam saja, dia juga diam saja

Jika dia menangis, kau salah telah membuatnya menangis
Jika kau menangis, dia pergi darimu karena kau bukan lelaki sejati

Rumit dan serba salah memang, tapi itulah wanita, lebih sulit dari soal KIMIA, lebih rumit dari soal FISIKA, dan lebih bikin sembelit dari soal MATEMATIKA.

wanita itu INDAH tapi BERACUN.
LEMBUT tapi terkadang KASAR.
at least.., WOMEN MEAN's PROBLEM.  (Kenapa ? Karena saya laki, jadi ga mungkin saya berkomentar tentang kaum saya sendiri. Dan saya bukan homo yaaa.)

Tapi... . .,
selalu ada kebahagiaan dari wanita..
selalu ada yang ISTIMEWA, HEBAT, dan LUAR BIASA darinya...
entah itu penampilan, perwatakkan yang berupa sikap maupun kata-kata, dan yang tersuci adalah hatinya.

suatu kebahagiaan dan kebanggaan bisa memiliki hati dari seorang wanita.

menurut saya, tidak ada wanita jelek di dunia ini, yang ada itu wanita malas.
malas merawat diri, makanya jadi jelek.
malas ibadah, akhlaknya jadi jelek.
malas senyum, mukanya jadi jelek, serem malah..

Saya mohon maaf apabila ada wanita yang merasa tersinggung atas tulisan ini. :)


Kesimpulan : "SAYA GALAU HARI INI"


Referensi :

Udang VS Vitamin C

            Halooooo teman-teman, sekedar info saja mengenai mengkonsumsi seafood dan vit C. Sudah dengar belum?? Ini ada contoh kasus mengenai hal tersebut.
            Ada seorang wanita meninggal mendadak dengan lima panca indera keluar darah, setelah diselidiki ternyata wanita ini meninggal bukan karena bunuh diri atau dibunuh, melainkan karena ketidaktahuan tentang racun akibat makanan. Wanita ini ada kebiasaan minum Vit C tiap hari. Ini tidak masalah.
            Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan udang.... Sebenarnya cuma makan udang saja juga tidak masalah, karena orang rumahnya juga banyak makan udang malam itu dan tak ada yang meninggal.
            Tetapi, karena udang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5), dan berhubung habis makan udang wanita itu minum Vit C, terjadilah reaksi kimia di dalam perut yang membuat As2O5 berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun. Ini mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak, usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita itu meninggal mengenaskan dengan kelima panca indera keluar darah.Jadi hati-hati, habis banyak makan udang, kerang, kepiting, jangan minum Vit C pada saat yang bersamaan.Forward lah jika anda merasa ini penting.
            Sedikit tambahan jadi bagi yang suka seafood jangan sekali-sekali makan seafood + minum es jeruk. Kasih tau ke semua teman atau keluarga. mari berbagi kepedulian sesama...Semoga bermanfaat... :)


Berasal dari :
http://www.serambisehat.com/content/udang-dan-vitamin-c


http://jenniyuslauw.blogspot.com/